Lailatul Sakdeyah

Pendamping Desa Sumberdawesari yang Akan Terus Mengabdi ke Desa

Nama lengkapnya Lailatul Sakdeyah, teman-teman dan kerabatnya biasa memanggil Dea. Dia adalah lulusan sarjana psikologi dari UIN Maulana Malik Ibrahim Kota Malang. Mahasiswa angkatan 2007 ini kesibukan sehari-harinya adalah berwirausaha dengan membuka agen pupuk subsidi di rumahnya Desa Sumberdawesari.

Di sela – sela berwirausaha dia juga menjadi pendamping Dinas Lingkungan Hidup dan juga menjadi pendamping desa program Penanggulangan Feminisasi Kemiskinan. Bekerja sebagai pendamping bukan hal yang asing buat Dea, dia mengakui suka bekerja sebagai pendamping, dia mengatakan, “Bekerja sebagai pendamping seperti mengabdi kepada negara, namun dalam lingkup kecil yaitu desa.”

Dea, di Desa Sumberdawesari juga aktif sebagai anggota PKK, tak ayal ketika melakukan identifikasi program PFK dia cepat akrab dengan para kepala rumah tangga perempuan. Dengan sabar dia memberikan arahan tentang program ini kepada para KRTP yang selalu minta bantuan berupa uang tunai.

Setelah turun untuk identifikasi warga dia mengaku akan terus menjadi bagian Desa Sumberdawesari, dan bercita – cita untuk menurunkan angka kemiskinan. Dia mengaku, “Saya ingin menerapkan ilmu psikologi yang saya dapatkan semasa kuliah, karena psikologi sangat penting untuk warga desa yang cepat pesimis.”

Tinggalkan sebuah Komentar