Pentol dan Papeda Penyambung Hidup

Ibu Mufidah, yang akrab dipanggil Mbak Nif ini berjuangan sendirian untuk keluarganya. Beliau adalah salah satu KRTP di Desa Ngampel yang suaminya masih hidup, tapi suami beliau mengalami stroke yang mengakibatkan tidak bisa menghidupi keluarganya dalam mencari uang sebagai kepala keluarga.

Bu Nif penjual keliling pentol dan papeda selama 8 tahun di sekolah-sekolah maupun ke kampung-kampung. Tak hanya itu, beliau juga menjual minuman, jajan ciki, dll saat berkeliling. Walau hanya dengan modal mencoba, tapi rasa dari pentol dan papeda Bu Nif tidak kalah dengan yang lain. Karena beliau selalu mencoba hal baru. Saus yang dipakai untuk pentolnya pun ditambahi kacang yang ditumbuk kasar supaya menghasilkan cita rasa yang lebih enak. Untuk papedanya sendiri beliau menyiapkan banyak rasa agar lebih menarik perhatian. Jadi dijamin nagih, kalau hanya sekali beli pasti kurang. Dagangan beliau selalu habis setiap harinya.

Walau di tengah himpitan ekonominya beliau masih sanggup menyekolahkan kedua anaknya. Anak pertamanya sekolah sampai tamat SMK, yang saat ini membantu Bu Nif menjaga sang ayah; terkadang dia juga membantu perekonomian ibunya dengan bekerja sebagai penjaga malam di salah satu sekolah di Papar. Anak yang kedua saat ini masih duduk di bangku kelas 4 MI. Bahkan 8 tahun yang lalu beliau harus berjualan dengan menggendong anaknya yang kedua karena masih berusia 1 tahun. Beliau sungguh pekerja yang giat, rajin dan tidak pernah mengeluh.

Saat pertama kali hadir dalam rembug pokmas, beliau merasa sangat senang, bersyukur dan berterimakasih kepada semua pihak yang berhubungan dengan program ini. Saat penyerahanpun tak hentinya linangan air mata beliau jatuh membasahi pipi. Iya, mungkin karena bertahun-tahun beliau harus memakai rombong yang sebenarnya sudah tidak layak pakai. Beliau adalah orang yang sangat menyenangkan.

“Semoga semua yang terlibat dalam program ini mendapatkan keberkahan dari Tuhan Y.M.E..” ucapnya. Itulah perjuangan dari Ibu Mufidah, dan do’a yang semoga selalu tercurahkan untuk kita semua. Amiinn…

Tinggalkan sebuah Komentar