REYENG PENOPANG HIDUP

  • Nama SATINEM
  • Alamat rumah RT 009 RW 003 DUSUN KRAJAN, DESA DUKUH, WATULIMO
  • Alamat usaha RT 009 RW 003 DUSUN KRAJAN
  • Jam usaha 06.00 - 19.00

Testimoni penulis

Reyeng adalah anyaman bambu yang digunakan untuk tempat ikan pindang. Reyeng biasa ditemukan di daerah pesisir atau wilayah penghasil ikan laut. Seperti di Kecamatan Watulimo, ada beberapa desa yang yang mengolah ikan laut menjadi pindang. Seperti di Desa Prigi, Tasik Madu dan Karanggandu. Sehingga hal ini membutuhkan reyeng yang cukup banyak. Hal inilah yang menjadi berkah bagi desa sekitar untuk memproduksi reyeng. Termasuk Desa Dukuh, Kec. Watulimo. Salah satu pengrajin reyeng adalah Ibu Satinem. Ibu Satinem adalah seorang perempuan janda yang ditinggal mati oleh suaminya. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya Ibu Satinem membuat reyeng, disamping itu juga memelihara kambing. Dalam sehari beliau mampu menghasilkan kurang lebih 50 buah reyeng. Sedangkan harga reyeng cenderung naik turun tergantung permintaan. Seperti saat ini harga reyeng mencapai Rp25.000,- per seratus buah. Walaupun sedikit dari reyeng inilah Ibu Satinem menopang kehidupannya.

Tinggalkan sebuah Komentar